Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kepemimpinan

BELAJAR DARI KEUNIKAN PAK GUSTI DULA

Gambar
JUMAT 1 November 2019 silam adalah salah satu momentum terbaik bagi saya untuk belajar  tentang banyak hal. Bukan saja belajar mendengar tapi juga belajar menemukan inspirasi yang mungkin tak semua orang mendapatkannya. Suatu pengalaman yang sangat berharga dalam kehidupan saya.  Kala itu saya ditemani oleh kedua sahabat saya: Bung Syarif dan Bung Ahyar. Kami berkunjung ke Kantor Bupati Manggarai Barat atau Mabar untuk silaturahim dan berbincang banyak hal dengan Bupati 2 periode Mabar Bapak Drs. Agustinus Ch. Dula yang kerap dikenal atau disapa dengan sebutan Pak Gusti Dula ini.  Banyak hal yang kami peroleh, terutama saya yang selama ini masih berkutat dan memang fokus dengan dunia literasi. Karena saya bukan politisi dan sepertinya tak begitu paham dinamika atau persoalan politik di Mabar. Saya benar-benar sadar dan tahu diri. Saya hanya orang biasa yang tak punya kemampuan melampaui banyak orang di luar sana. Saya hanyalah anak kampung Cereng, di Golo Senga...

BANYAK MENDENGAR, PASTI CANDU MENULIS! 

Gambar
PADA group facebook Komunitas "CERENG MENULIS", yang baru saja berumur sepekan lebih, karena memang baru dibentuk atau dibuat pada 21 Mei 2020 lalu, saya sudah mulai menemukan bibit-bibit berbobot dalam kepenulisan. Saya tak menyebut mereka satu per satu. Sebab tulisan mereka di group khusus yang terinspirasi dari kampung Cereng ini bisa dibaca oleh siapapun secara gratis setiap hari.  Cereng sendiri merupakan salah satu kampung yang tergolong "cikot" di propinsi NTT. Cikot artinya terisolasi. Nyaris tak berhubungan dengan kampung lain. Kampung yang belum tersentuh listrik PLN, air PDAM dan jalan raya beraspal ini terletak di Desa Golo Sengang, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat.  Pada tulisan kali saya sekadar berbagi inspirasi dari tiga pertemuan saya yang sangat spesial berbeda tempat, kemudian pada satu tempat secara bersamaan, dengan tiga tokoh yang berbeda profesi, latar belakang dan aktivitas beberapa waktu silam di Labuan Bajo, Manggarai Bara...

MARI BELAJAR MENDENGAR 

Gambar
Alhamdulillah kali ini saya bisa silaturahim ke rumah Mantan Kepala Desa Golo Sengang Bapak Muhammad Selamat. Rumah beliau berada di Kampung Cereng, Desa Golo Sengang, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat-Mabar.  Saya berkunjung ke rumah beliau pada 24 Maret 2020 pukul 18.30-24.00 WITA. Tepatnya pada momentum pulang kampung 21-26 Maret 2020 lalu. Pertemuan kali ini sangat istimewa dan layak ditindaklanjuti pada masa yang akan datang.  Banyak hal yang kami obrolkan pada pertemuan yang cukup lama ini. Dari urusan serius hingga urusan yang sederhana. Semua diobrolkan dalam suasana santai dan hangat ala kekeluargaan sebagaimana yang sudah biasa diwariskan oleh para sesepuh selama ini.  Bukan saja soal perkembangan Desa dan masyarakat secara umum tapi juga soal tanah dan dinamika masyarakat beberapa waktu terakhir. Kami tak selalu sepandat dalam beberapa obrolan. Namun semua disampaikan secara jujur dan terbuka. Tanpa beban dan ngobrol begitu cair.  ...

MARI BELAJAR KEPADA FIDELIS PRANDA

Gambar
HARI ini (Selasa 17/3/2020) pukul 17.11 WIB saya mendapatkan informasi dari sahabat saya Bung Iwan Manasa di sebuah group media sosial WhatsApp (WA), Forum Pilkada Mabar (FPM), dimana saya menjadi admin group.  Begini isi pesan singkatnya. "Turut Berduka cita atas meninggalnya BPK Fidelis Pranda, ayahanda Mario Pranda. Mangggarai Barat kehilangan tokoh terbaiknya yg meletakkan dasar pembangunan Mabar. Selamat Jalan, Bp Fidelis!" Karena tak percaya begitu saja dengan informasi itu, saya pun mencari informasi perihal benar atau tidaknya informasi itu. Selain bertanya langsung kepada Bung Iwan, saya juga bertanya langsung ke Bung Mario Pranda, anak bungsu Pak Fidelis Pranda. Termasuk mendapat informasi dari sahabat saya Bung Muhammad Achyar atau Nana Achyar.  Saya pun mendapatkan informasi, ya ketiganya membenarkan informasi itu. Beberapa menit kemudian saya juga mendapat informasi beberapa media online bahwa betul Pak Fidelis Pranda benar-benar sudah meninggal ha...