Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan

MENYENDIRI 

Gambar
MUNGKIN kamu terlalu lama dalam kesendirian. Karenanya kamu terkadang gelisah, putus asa dan berair mata. Bagiku, itu tak mengapa. Sebab itu lebih baik daripada kamu bersama dalam ramai, namun hati kamu tak nyaman. Atau mungkin nurani tergadai. Sungguh, sendiri bukan berarti sepi, sebab sendiri adalah modal besar untuk mengukur diri. Tentang potensi diri kamu, tentang cita-cita kamu, dan tentang mimpi-mimpi indah yang kamu punya.  Menyendiri bukan berarti kamu tak paham atau  tak bermanfaat bagi lingkungan sekitar dimana kamu hidup. Justru menyendiri adalah momentum terbaik bagi kamu untuk belajar secara serius bagaimana menjadi pribadi yang kokoh, mandiri dan punya harga diri. Itu lebih baik daripada kamu sibuk bersama dengan yang lain, tapi kamu sejatinya kehilangan jati diri.  Menyendiri adalah momentum untuk mengenal lebih dalam tentang siapa kamu yang sesungguhnya. Tentang apa potensi terbaik kamu, tentang masa depan yang mesti kamu renda, dan mungkin juga...

COVID-19 DAN JIWA MANUSIA 

Gambar
MUSIBAH adalah media untuk menelisik jiwa kita secara jujur. Salah satu musibah yang melanda kita akhir-akhir ini adalah Covid-19. Virus berbahaya ini pada faktanya berdampak pada ekonomi, sosial dan politik.  Konon bila dampak ekonomi tak terkelola dengan baik, maka virus yang pertama kali menyebar dan mematikan banyak manusia di Wuhan-China ini tentu akan menimbulkan ledakan sosial yang dahsyat.  Berikutnya, bila ledakan sosial tak terkendali akan berubah menjadu krisis politik yang serius. Bukan saja krisis politik dalam sebuah negara seperti kita Indonesia, tapi juga dalam banyak negara di seluruh dunia.  Pada tabiatnya, manusia dalam kondisi mendapatkan bencana maupun kelimpahan harta tetap saja terjebak dalam sebuah musibah jiwa yang serius. Musibah jiwa bagai kegersangan yang benar-benar membuat manusia seperti tak punya daya lagi.  Musibah jiwa itu adalah keluh kesah sekaligus kikir yang sangat akut. Bila ditimpa bencana atau kesusahan, manu...

TERIMA KASIH ALLAH, TERIMA KASIH ORANG-ORANG HEBAT! 

Gambar
Terima kasih banyak kepada sahabat baikku Pak  Achyar Abdurrahman atau Nana Achyar yang begitu perhatian dan peduli kepadaku. Di tengah berbagai kesibukannya ia masih sempat mendengar dan membantu aku yang mendadak sakit. Terima kasih banyak juga kepada sahabat baikku Mr. Asral yang dalam kondisi sibuk tapi masih bisa membantu banyak. Dari aku dalam kondisi yang mengkhawatirkan hingga saya bisa balik ke rumah lagi. Tak lupa juga terima kasih banyak kepada Pak Sapari sang sopir grab yang telah bersabar dan tulus menghantar aku ke Puskesmas Talun, Klinik, Rumah Sakit Medi Mas dan ke Rumah Sakit Ceremai Kota Cirebon. Terima kasih banyak pula kepada Para Dokter dan Perawat yang telah membantu aku. Aku semakin tersadarkan bahwa disiplin waktu dan pola hidup yang terjaga itu sangat penting dan mahal. Salah atau keliru dalam menjaga hal ini dampaknya bisa fatal alias nyawa melayang. Dan terima kasih banyak kepada yang aku sayangi dan banggakan yaitu istriku Eni Suhaeni ...